Slot Ekspansi adalah stopkontak dalam motherboard komputer
yang menerima papan sirkuit tercetak (printed circuit board). Slot Ekspansi
juga dikenal dengan nama soket. Semua komputer memiliki slot ekspansi yang
membuat peranti tambahan dapat dihubungkan ke dalam komputer. Peranti tersebut
termasuk kartu video, kartu I/O, dan kartu suara (sound card).
Terdapat beberapa tipe slot ekspansi di dalam motherboard.
Nomer dan tipe slot ekspansi dalam komputer akan menentukan kemungkinan
ekspansi di masa mendatang. Gambar dibawah ini menunjukkan perbedaan dalam tipe
slot. Slot ekspansi yang paling umum digunakan meliputi ISA, PCI dan AGP.
Industry Standard Architecture (ISA) adalah slot ekspansi
16-bit yang dikembangkan oleh IBM. ISA mentransfer data dengan motherboard pada
8 MHz. Slot ISA menjadi tidak terpakai. Alat ini digantikan oleh slot PCI dalam
sistem yang baru. Bagaimanapun juga, kebanyakan manufaktur motherboard masih
mengikutkan satu atau dua slot ISA untuk kompatibilitas kembali dengan kartu
ekspansi yang lama. Tahun 1987, IBM memperkenalkan bus Extended ISA (EISA)
32-bit, yang memuat chip Pentium. EISA menjadi cukup dikenal di pasar PC.
Peripheral Component Interconnect (PCI) adalah slot bus
lokal 32-bit yang dikembangkan oleh Intel. Sejak intel menggunakan motherboard
pada 33 MHz, slot bus PCI menawarkan peningkatan yang signifikan melampaui slot
ekspansi ISA maupun EISA. Dengan bus PCI, tiap kartu tambahan (add-on card)
akan mengandung informasi yang akan digunakan oleh prosesor untuk
mengkonfigurasi kartu tersebut secara otomatis. Bus PCI adalah satu dari tiga
komponen yang diperlukan untuk plug-and-play.Tujuan utama bus PCI adalah untuk
memungkinkan akses langsung ke CPU untuk peranti seperti memori dan video.Slot
ekspansi PCI adalah yang paling umum digunakan dalam motherboard yang ada
sekarang ini.
0 komentar:
Posting Komentar